Malu dan Iman

Wednesday, August 6, 2008


عَنْ أَبِيْ مَسْعُوْدٍ عُقْبَةَ بْنِ عَمْرٍو اْلأَنْصَارِيِّ الْبَدْرِيِّ رضي الله عنه، قَالَ: قَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم: إِنَّ مِمَّا أَدْرَكَ النَّاسُ مِنْ كَلاَمِ النُّبُوَّةِ اْلأُولَى، إِذَا لَمْ تَسْتَحْيِ فَاصْنَعْ مَا شِئْتَ
 
Maksudnya: "Dari Abu mas'ud 'Uqbah bin 'Amr al-Ansoriy al-Badriy RA katanya: "Rasulullah S.A.W. bersabda: "Sesungguhnya salah satu perkara yang diketahui manusia dari ucapan kenabiah terdahulu: "Jika kamu tidak malu, maka lakukanlah apa yang kamu suka." (HR al-Bukhari)

Penjelasan Hadith

Perkataan Nabi SAW yang bermaksud: "Jika kamu tidak malu, maka lakukanlah apa yang kamu suka." membawa maksud jika kamu tidak malu untuk melakukan sesuatu, samaada malu terhadap Allah atau makhluk, maka lakukanlah. Jika kamu malu untuk melakukan, maka janganlah kamu lakukannya. Sebahagian ulama yang lain ada pula yang menafsirkan hadith ini adalah sebagai ancaman dengan mengatakan, jika kamu tidak malu kepada Allah dan tidak merasakan kamu berada di dalam pengawasannya, maka turutilah hawa nafsumu.

Hadith ini berkait rapat dengan iman dimana malu mengikat seseorang yang beriman dari melakukan sesuatu kesalahan.

Cetak  
Wallahu a'lam